Fernando Soler Pahlawan Kemenangan Persebaya | Kado Ultah Persebaya atas kemenangannya vs Persiba Bantul

Fernando Soler atau akrab dengan julukan Mat Soler lagi-lagi menjadi pahlawan bagi kemenanganPersebaya vs Persiba Bantul. Mat Soler menjadi pahlawan setelah melesatkan satu-satunya gol di menit akhir. Gol Soler hasil umpan dan kerjasama dengan Taufik. Umpan silang Taufik berhasil di selesaikan dengan baik lewat sundulan Fernando Soler.



Persebaya berhasil mencuri tiga angka saat melawat ke Stadion Sultan Agung, kandang Persiba Bantul, Sabtu (16/6/2012) sore ini. Adalah Fernando Soler yang menjadi pahlawan melalui gol tunggalnya di masa ijury time, yakni menit ke-94.

Babak I


Meski main di kandang lawan., Persebaya tampil menyerang di menit awal. Mengandalkan trio Fernando Soler, Mat Halil dan Feri Ariawan, Bajul Ijo berusaha membongkar rapatnya pertahanan Persiba yang digalang Wahyu Wijiastanto cs. Hanya saja upaya Persebaya selalu gagal. Penyelesaian akhir juga belum sempurna.

Seperti peluang Soler di menit ke-11. Namun karena kurang tenang, tendangan striker Argentina ini melambung di atas mistar. Ketika Persebaya cukup aktif menyerang, pertahanan Bajul Ijo justru banyak melakukan kesalahan. Kesalahan paling fatal terjadi di menit ke-17.

Saat itu, menerima umpan Busari, Slamet Nur Cahyo berdiri bebas hanya tinggal berhadapan dengan kiper. Beruntung kiper Endra Prasetya bermain instimewa. Endra menghalau tendangan rekannya sesama pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini.

Lepas itu, pertandingan berlangsung dalam tempo sedang. Tak ada peluang emas yang diciptakan kedua tim. Lini depan Persebaya juga masih tidak berkutik di bawah pengawalan bek-bek jangkung Laskar Sultan Agung, julukan Persiba Bantul.

Pada menit ke-27, Endra kembali melakukan penyelamatan gemilang. Untuk kedua kalinya kiper Timnas Indonesia ini menepis tendangan Slamet  Nur Cahyo. Kans Slamet terjadi karena buruknya lini belakang Persebaya dalam membaca pergerakan lawan. Sehingga Busari lagi-lagi mudah memberikan umpan matang untuk Slamet.

Ketika Persiba aktif menyerang, Persebaya seperti kesulitan untuk mencetak gol. Fernando Soler berhasil dimatikan. Sehingga Mat Halil dan Feri Ariawan kesulitan untuk membuka peluang untuk mencetak gol. Hingga lebih dari setengah jam babak pertama berjalan, kedua tim bermain imbang 0-0.

Endra benar-benar menjadi tembok yang sangat kokoh di tengah buruknya lini belakang Persebaya. Pada menit ke-38, Endra mematahkan tendangan Riyanto yang menyisir sektor kiri Persebaya. Sisi kiri memang menjadi titik lemah Persebaya. Erol Iba berulang kali terlalu semangat untuk menyerang, namun sering kali terlambat untuk turun.

Pada menit ke-40,Soler melepaskan umpan matang ke Mat Halil. Sayang tandukan Halil menyamping di sisi kiri gawang Persiba yang dikawal Andi Setiawan. Pada menit ke-44, Persebaya mendapat tendangan bebas. Sayang eksekusi Soler melebar jauh di sisi kanan gawang Andi.

Memasuki masa injury time, Rivelino melakukan pelanggaran terhadap Riyanto. Persiba pun mendapat hadiah tendangan bebas. Beruntung tendangan Eduardo Bizzaro melenceng. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Babak II


Masuk babak kedua, Persiba memasukkan gelandang Kim Yong Han dan menarik bek, M Taufik. Nampaknya M Basri ingin pasukannya bermain lebih menyerang. Babak kedua baru berjalan empat menit, Busari melepaskan tendangan keras kaki kiri. Tapi sekali lagi kiper Endra Prasetya bermain gemilang dan mementahkan peluang ini.

Persebaya baru mendapat peluang di menit ke-54 lewat tendangan bebas Fernando Soler. Namun bola mendapat tepat di pelukan penjaga gawang Andi Setiawan.

Pada menit ke-56, pemain Persebaya protes karena menganggap Wahyu Wiji Astanto melakukan handball. Selang satu menit terjadi ketegangan antara kiper Endra Prasetya dengan Anwarudin. Ketegangan ini dipicu pelanggaran Erol Iba kepada Riyanto. Beruntung tidak terjadi insiden karena kedua pemain ini dapat dilerai masing-masing pemain.

Pada menit ke-62, Mat Halil mendapat peluang matang. Menerima umpan matang Soler, Halil dalam posisi bebas. Sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang. Persebaya mulai bangkit. Pada menit ke-65, Bajul Ijo kembali mendapat perawatan. Sayang Fernando Soler sudah terjebak offside.

Pada menit ke-69, Persebaya kembali membuang peluang. Kali ini giliran Feri Ariawan yang terlalu terburu-buru mengeksekusi bola, padahal jarak dengan gawang sangat jauh. Pada menit ke-72, Persiba memasukkan Johan Manaji menggantikan Slamet Nur Cahyo.

Sedangkan Erol Iba yang mengalami cedera, harus ditandu keluar dan digantikan Rian Wahyu. Hadirnya Rian membuat Mat Halil akan mengisi posisi bek kiri. Sedangkan Rian sebagai pendamping Feri dan Soler. Feri kembali membuang peluang yang ia dapat di menit ke-79. Padahal kiper sudah keluar dari sarangnya.

Peluang emas Persebaya kembali hadir di menit ke-82 melalui aksi pemain muda binaan Persebaya, Rian Wahyu. Memanfaatkan umpan Soler, Rian mengakhirinya dengan  tendangan voli, sayang bola masih dapat diblok kiper Andi Setiawan.

Masuki lima menit akhir pertandingan, Persiba terus mencoba untuk memecah kebuntuhan. Tak mau kalah, Persebaya juga terus berusaha untuk mencetak gol. Dan Persebaya akhirnya mencetak gol melalui Soler di menit ke-94. Memanfaatkan umpan Taufiq, tandukan Soler menjebol gawang Persiba. Persebaya pun pulang dengan mengantongi tiga angka.

Berikut Line Up Persiba Bantul vs Persebaya

Persiba Bantul :

Andi Setiawan, Wahyu Wiji Astanto, Eduardo Bizzaro, M Taufik (Kim Yong Han, 46'), Anwarudin, Nopendi, Arwin, Slamet Nurcahyo (Johan Manaji, 72'), Busari, Ugiek Sugiyanto, Riyanto (Xyz Roeroe, 84')

Persebaya :

Endra Prasetya, Yusuf Hamzah, Otavio Dutra, Rivelino Ardiles, Erol Iba (Rian Wahyu, 72'), Jusmadi, Taufiq, Mario Karlovic (Walter Brizuela, 82'), Feri Ariawan, Fernando Soler, Mat Halil

Wasit: M Syafei (Bandung) - Sumber: beritajatim

Persiba Bantul vs Persebaya | Fernando Soler menjadi pahlawan kemenangan persebaya









 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons
//PART 2