Proses Badan Hukum Persebaya Masih Stagnan

Surabaya - Sejak dibentuknya pada tanggal 15 Maret lalu oleh Ketua Umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, tim tujuh yang menangani proses pembentukan Badan Hukum tim Bajul Ijo, ternyata masih jalan ditempat alias stagnan.

Pasalnya, hingga awal Mei ini, tim tujuh juga tak kunjung memberikan rekomendasi bentuk badan hukum apa yang tepat untuk Persebaya kedepan, apakah Perseroan Terbatas, Yayasan atau Koperasi.

Tim tujuh hanya memastikan, apapun bentuk badan hukum Persebaya, yang jelas akan melibatkan stake holder yang diantaranya adalah Pemerintah Kota Surabaya, 30 klub anggota Persebaya serta investor.

Nah, oleh sebab itu kenapa sebelumnya Sekretaris Umum Persebaya, Akhmad Munir mengaku sangat pesimis bila untuk musim ini Persebaya akan lolos verifikasi sebagai klub profesional.

Sebab, untuk bisa lolos sebagai klub profesional, salah satu syarat mutlak yang harus dimiliki setiap klub Super Liga yakni badan hukum yang jelas, serta profit oriented. Karena itulah kenapa Persebaya sendiri seakan tidak terlalu ngotot masuk ke zona Super Liga meskipun hanya sebagai klub cadangan.

Sementara itu, Akhmad Munir yang juga ditunjuk sebagai Ketua tim Tujuh mengatakan hingga sejauh ini, pihaknya masih menginventarisir kesiapan 30 klub anggota Persebaya.

"Kita masih melakukan inventarisir 30 klub anggota. Setidaknya kesiapan klub anggota sejauh mana. Apakah mereka mempunyai AD/ART atau tidak. Dan klub lebih siap pada BH seperti apa. Semuanya menjadi pertimbagan Tim 7 terhadap bentuk badan hukum nanti," terangnya.

Dikatakan Munir, pemetaan terhadap kesiapan klub anggota ini dilakukan sampai tanggal 8 Mei mendatang. Setelah data dari klub anggota tergali, baru keterlibatan saksi ahli diperlukan. "Setidaknya pandangan saksi ahli kita harapkan bisa menggali apa untung atau ruginya membentuk satu badan hukum tertentu," terangannya kembali.

Bahkan, untuk mematangkan konsep tersebut, tim tujuh juga akan menjadwalkan rencana best marking atau study banding ke beberapa klub yang kondisinya mirip dengan Persebaya seperti Persija Jakarta dan PSM Makasar.

"Kondisi Persebaya setidaknya sama dengan Persija dan PSM Makasar. Meski hampir sama, tapi kedua klub tersebut sudah menentukan badan hukum lebih dulu. Ini yang akan menjadi salah satu pertimbangan badan hukum yang akan kita pilih nanti," terang Munir.

Setidaknya usulan bentuk badan hukum nanti akan disampaikan 17 Agustus saat Pengcab PSSI Surabaya akan menggelar Mucablub untuk yang kedua kalinya di tahun ini yang disesuaikan dengan pedoman dasar



MATUR SUWUN CAK !! :
Proses Badan Hukum Persebaya Masih Stagnan
Semoga Artikel Bonek ini bermanfaat, sesuai dengan kriteria yang anda cari di Proses Badan Hukum Persebaya Masih Stagnan






0 Tulis Komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons
//PART 2