BONEK: Dulu dan Sekarang

Berbicara tentang sepakbola pasti tidak akan lepas dari yang namanya pendukung atau supporter.

Di dunia kita telah mengenal nama–nama supporter fanatik club-club besar dunia, seperti Milanisti (AC Milan), Madridisti (Real Madrid), dll. Di Indonesia sendiri juga dikenal nama-nama supporter super fanatic, sebut saja Bonek (Persebaya), Viking (Persib), Brajamusti (PSIM), Panser Biru dan Snek ( PSIS ), dsb.

BONEK
Mendengar nama Bonek sebutan supporter kesebelasan kebanggaan arek-arek suroboyo yaitu Persebaya Surabaya, pasti tidak asing lagi di telinga para pecinta bola di tanah air, mungkin juga di dunia.
Bonek adalah gerombolan anak muda supporter sepak bola yang datang ke pertandingan sepak bola dengan modal nekat. Nama Bonek sendiri muncul ketika pada tahun 1988 Persebaya lolos ke final di istora senayan. Dengan menggunakan 110 bus dan dikoordinir oleh pak Dahlan Iskan yang pada waktu itu menjabat sebagai pemimpin redaksi harian Jawa Pos, bonek menyerbu Ibukota untuk memberikan dukungan pada tim kebanggannya Persebaya Surabaya. Sedangkan yang tidak terkoordinir datang menggunakan kereta api dengan membawa modal pas-pasan mereka tetap nekat datang ke Jakarta, karena kecintaannya pada Persebaya Surabaya. Berbicara bonek tidak saja berasal dari Surabaya, melainkan seluruh Jawa Timur pada umumnya, seperti Pandaan, Pasuruan, Mojokerto, dsb. Dengan modal pas-pasan serta kenekataanya itulah masyarakat menamakan pendukung Persebaya Surabaya dengan sebutan Bonek alias Bondo Nekat (modal nekat).

Sekarang ini Bonek telah mengalami perubahan yang sangat pesat, tepatnya 5 tahun yang lalu. Sebagai contoh adalah Bonek menerima dengan ramah supporter Persib Bandung yaitu Viking, dan supporter PSIS Semarang (Panser Biru), yang notabene keduanya pada tahun sebelumnya merupakan musuh bebuyutan Bonek. Sempat ada omongan dari teman-teman Viking, kala itu mereka berangkat ke Surabaya dengan perasaan tidak tenang dan mereka berjanji akan mencari pos polisi terdekat serta rumah sakit terdekat jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan, akhirnya rasa takut dan cemas itu sirna melihat perlakuan yang sangat baik dari Bonek. Setelah Viking tamu-tamu berikutnya silih berganti mengunjungi Tambaksari yg terkenal angker buat siapapun seperti : Ultrasmania Gresik, Persikmania Kediri, Banaspati, Deltamania dan suporter PSMS Medan maupun Wamena dalam laga lanjutan 8 besar LI kemarin.

Untuk merubah citra negative yang telah melekat dalam diri Bonek tidaklah muda seperti kita membalikkan telapak tangan kita. Bonek sendiri ada dua yaitu Bonek Terkoordinir dan Bonek tidak terkoordinir atau biasa disebut Bonek Liar. Merubah citra Bonek telah berbagai cara dilakukan oleh YSS (Yayasan Suporter Surabaya), selaku wadah supporter Surabaya, saat ini YSS telah memiliki 6.000 anggota. Jumlah itu masih sedikit mengingat kapasitas stadion Gelora 10 November adalah 25.000. Bapak Wastomi Suhari mengemukakan “ merubah image Bonek yang terpenting adalah adanya peran serta masyarakat agar memandang Bonek tidak dari sisi negativenya saja, tetapi lihat juga sisi positifnya.



MATUR SUWUN CAK !! :
BONEK: Dulu dan Sekarang
Semoga Artikel Bonek ini bermanfaat, sesuai dengan kriteria yang anda cari di BONEK: Dulu dan Sekarang






11 Tulis Komentar:

B1K_in_action mengatakan...

Persaudaraan kita dengan "mantan musuh bebuyutan" di era perserikatan membuktikan klo kita ini cinta damai.. bahkan mungkin dengan aremania pun...masih ingatkah rekan2 ketika di awal musim 98-99, Persebaya memulai kompetisi vs arema dan sekitar 200 aremania dengan “aman” bernyanyi dan berjingkrak lengkap dengan atributnya di sektor sayap kiri tribun vip walaupun tidak penuh 90 menit..belum lagi pada saat arema pertama kali menembus 8 besar di senayan (musim..lali rek), sekitar 8 utusan dari bonek (YSS) datang ke senayan untuk memberikan dukungan moral dengan memasang spanduk dukungan walupun utusan tersebut dikejar-kejar dan spanduknya dibakar tetapi ini dapat membuktikan kalo kita terbuka untuk berdamai dengan siapa saja....
walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa ada sebagian rekan2 bonek yang membuat citra bonek selalu di cap sebagai pembuat onar dengan ulahnya. Untuk masalah ini disinilah seharusnya wadah suporter yg ada di surabaya (Balgo, PFC dan YSS) berperan. Bagaimana mereka dapat memberikan arahan dan pembinaan bagaimana menjadi suporter yang lebih baik....wis cak sak mene ae comment ku...mumpung bandwith internetku lagi stabil..:)

BONEKMANIA
PEACE...LOVE....FANATIC....

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
aldy mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Hadi Subrot mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons
//PART 2