Divaldo : Alain N'kong Pemain yang mengagumkan, selangkah lagi berkostum Persebaya

Slot pemain asing di Persebaya masih menyisakan satu tempat. Nama Alain N'kong disebut-sebut berpeluang besar untuk mengisi tempat itu. Eks punggawa Tim Nasional (Timnas) Kamerun ini diplot menggantikan posisi Amaral yang mengalami cedera parah dan harus istirahat hingga akhir musim nanti.

Saat ini, N'kong dikabarkan sudah didaftarkan oleh manajemen Persebaya ke PT Liga Prima Indonesia Sportindo. (LPIS). Ketika dikonfirmasi, manajer Saleh Hanifah tak menampik. "Kami sudah memberikan penilaian pada N'Kong. Sekarang tinggal Pengelola Persebaya yang memutuskan, apakah diambil apa tidak," kata Saleh.

Saleh berharap, N'kong segera diresmikan sebagai pemain Persebaya. Sebab sejak didatangkan, N'kong sudah menunjukkan peforma menjanjikan. Selain itu, transfer window Indonesia Premier League akan ditutup, Minggu (18/3/2012) pukul 23.00.

Waktu yang sangat mepet untuk diselesaikan manajemen Persebaya. "Kalau dia jadi dikontrak, coach bisa lebih fokus jelang putaran kedua nanti," lanjut Saleh.

Sementara pelatih Divaldo Alves tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada pemilik 23 caps dan 10 gol bertama Timnas Kamerun ini. "Alain N'kong gelandang, dia punya fisik bagus. Shooting kuat sekali. Kelihatan kalau dia pemain pengalaman dan bagus juga," puji Divaldo.

"Dia pemain yang kuat dan cocok untuk menggantikan Amaral di lini tengah," papar pria Portugal yang pernah membesut Persijap dan Minangkabau FC ini.

Pemilik nama lengkap Alain Mosely N'kong adalah pemain kelahiran Kamerun, 6 April 1979. Ia malang melintang di sepakbola benua Amerika dan pernah memperkuat tim besar, seperti Nacional (Uruguay), Colorado Rapids (MLS) serta pernah membawa Atlante juara Apertura Meksiko tahun 2007 silam (beritajatim.com)

Soler persembahkan 2 gol untuk Bonek

Fernando Soler membuktikan Persebaya tak salah merekrutnya. Didatangkan dari Persis dengan status pinjaman, pemain asal Argentina ini langsung nyetel dengan tim. Bahkan, Soler mencetak dua ke gawang Bontang FC, Sabtu (17/3/2012) sore di Stadion Mulawarman.

Dua gol Soler sekaligus menjawab keraguan suporter Persebaya. Awalnya sempat terjadi keraguan saat Persebaya memutuskan untuk mengikat pemain 34 tahun ini. Apalagi, usia Soler yang sudah masuk kepala tiga. Tapi pertandingan lawan Bontang FC benar-benar menjadi panggung eks penyerang Persipura ini.

Usai pertandingan, laju Soler sempat tertahan di tengah lapangan. Sebab, suporter Persebaya mengajaknya untuk foto bersama. Tak hanya itu, suporter tuan rumah juga melakukan hal serupa. "Saya tidak menyangka mendapatkan sambutan seperti ini. Suporter Persebaya luar biasa," puji Soler.

Ia pun mempersembahkan dua golnya untuk Bonek. Sebab sekitar 1000 Bonek datang ke Stadion Mulawarman untuk mendukung Bajul Ijo. Termasuk lima suporter yang meninggal saat perjalanan mendukung Persebaya di Bojonegoro akhir pekan lalu. "Mereka yang meninggal adalah bagian dari keluarga besar Persebaya. Kemenangan dan gol ini adalah untuk mereka," kata Soler.

Selain mendedikasikan gol untuk Bonek, Soler menyebut timnya bermain sangat bagus. "Kami memainkan sepak bola dengan indah. Dan lebih indah lagi karena kami meraih kemenangan sore ini. Semuanya bekerja keras untuk memenangkan pertandingan hari ini," pungkasnya (beritajatim.com)

Lagu Iwak Peyek - Dari Bonek untuk Indonesia

Do yo know? Lagu iwak peyek sego jagung yang kini populer di OVJ dan digemari hampir semua lapisan Indonesia berawal dari Bonek?

Ya saat itu admin pernah dengar obrolan sesepuh-sesepuh Bonek yang membuat syair lagu dukungan kepada Persebaya untuk mengikis lagu-lagu rasis yg beredar di Indonesia. Berikut ini petikan syair lagunya "iwak peyek . . . iwak peyek . . . iwak peyek sego jagung. sampe elek sampe tuek sampe matek tetep ku dukung"

dan ternyata pada syair itu terjadi meleset rasis sedikit ke tetangga sebelah. hahaha.
Awalnya syair2 lagu itu juga dipopulerkan Arekband, sebuah band Bonek ternama di surabaya. Karna sangking kreatifnya Arekband mereka bisa menggandeng Sodik Monata. Yang tiap manggung dgn Sodik ternyata lagu itu sangat digemari oleh masyarakat. Dan menarik pedangdut-pedangdut wanita di Jatim"

Baru pertama kali ini lagu suporter dijadikan lagu-lagu dangdut yg cukup populer, kalau biasanya lagu dangdut yg populer diadopsi jadi suporter.

Inilah kami, karya kami dari Bonek untuk Indonesia

FAKTA DI LAPANGAN : Penyerangan yang terencana dari LA MANIA & Warga Lamongan

Fakta damai yang di lakukan di POLRES Lamongan adalah siasat La mania untuk balas dendam ke bonek terhadap kematian alm. galang dan penganiayaan karembo dedengkot La mania. Mereka bersedia utk berdamai dengan dalih mengakhiri permusuahan yg selama ini lama terjadi. Tapi sayang bukannya mengakhiri malah mempertajam konflik BONEK - La mania.

Fakta yg terjadi dilapangan :
  1. Bonek berusaha dgn baik mengakhiri konflik dgn La mania melalui perjanjian damai yg sudah disepakati bersama.
  2. Berita perdamaian BONEK - la mania menyebar luas di kalangan BONEK, sehingga sebagian besar berangkat ke Bojonegoro secara terbuka dan terang-terangan bahkan naik di atap kereta secara terbuka. Sebagai informasi selama ini setiap tandang melewati Lamongan, BONEK selalu bergerak secara GERILYA untuk mengelabui warga di sepanjang jalan KA di lamongan, sehingga jumlah korban menjadi minimal.
  3. La mania melanggar perjanjian yg seharusnya bersedia mengawal bonek hingga ke perbatasan lamongan-bojonegoro. Namun kenyataan mereka melempari kereta yg ditumpangi bonek dengan batu sepanjang sukodadi hingga stasiun babat. Sungguh ironis krn berbanding terbalik.
  4. Pada hari H polres lamongan tidak melakukan penjagaan dan himbauan kepada warga sekitar rel utk tidak berbuat anarkis. Malah membiarkan saja seakan-akan memang disengaja agar jatuh korban jiwa dari Bonek.
  5. Warga lamongan disekitar rel kereta api terlihat berjaga-jaga mempersiapkan penyerangan yg sangat terencana. Kereta yg ditumpangi bonek lewat jum at dini hari. logikanya apakah saat itu bom molotof, kembang api dan bekas botol kaca bisa tersedia dengan cepat (kecuali batu yg bisa diambil kapanpun disekitar rel)
  6. Persiapan penyerangan SANGAT TERENCANA. Dilihat dari saksi dan korban yg berada di TKP. Penyerangan dibagi melalui beberapa titik sepanjang perlintasan kereta api di wilayah sukodadi sampai babat. La mania sudah bergerombol disamping kanan dan kiri rel dgn benda2 sbb :
  • BOM MOLOTOV (botol yg diisi bensin yg ujungnya diberi sumbu dgn api) dilempar ke atas kereta api
  • KEMBANG API (diluncurkan ke arah kereta api )
  • Botol bekas (dilempar ke arah kereta api)
  • BATU minimal seukuran kepalan org dewasa agar bisa melukai dgn sempurna
  • KEDUA BATU BESAR YANG DI IKAT DENGAN KAWAT (Ini yg paling bahaya karena bisa menjerat leher hingga korban tewas)
  • KABEL TELPON yg sengaja disabotase dg cara direndahkan tiangnya agar bisa mengenai suporter yg berada diatas kereta.
  • Petunjuk rambu kereta juga disabotase direndahkan agar bisa mengenai kepala suporter diatas kereta.
  • Pipa besi / besi lonjoran / potongan besi rel ( dilempar ke arah sporter )
  • Seng atap rumah yg sengaja lebih dijorokan agar mengenai suporter yg diatas kereta
TINDAKAN BIADAB :
  1. Yang sangat sadis La mania langsung meng-eksekusi mati suporter bonek yang terjatuh dari atas kereta. Dalam kondisi lemah dan tak berdaya suporter bonek masih bisa selamat apabila segera mendapat pertolongan setelah terjatuh dari atas kereta. Namun fakta dilapangan terbalik. Maka dari itu pihak kepolisian melakukan penyisiran disepanjang rel utk menemukan mayat yg telah di-eksekusi La mania.
  2. Adanya penyusup yg memperburuk citra bonek. (Preman, residivis dsb...)
  3. Melakukan penghadangan /swipping di jalur darat. Terbukti di daerah pucuk seorang pengendara Bonek dianiaya hingga kini blm tahu kabar kondisinya.
  4. Setelah kehadian itu, 5 org bonek dipastikan meninggal belasan lainnya luka-luka dan 2 bonek hingga saat ini masih dlm keadaan kritis. La mania dan media menyatakan semua kejadian yg dialami korban adalah murni kecelakaan. Anehnya pihak berwajib pun senada dengan pernyataan itu. Mereka semua se-akan lari dari tanggung jwb.
  5. Tetap saja bonek disalahkan tanpa pledoi.
  6. Penyerangan ini menguntungkan bagi la mania. Mengingat lokasinya tidak seimbang. Bonek yg diatas kereta tidak bisa membalas serangan krn la mania sembunyi diantara sawah2 yg gelap. Bonek hanya bertahan dan menyelamatkan diri dgn cara tiarap diatas kereta api merasakan hujan batu, bom melotov, kembang api, botol kaca, kawat, besi dsb secara bertubi2.
Allahu akbar !!! Berhak kah sesama manusia memutus nyawa sesamanya yg tdk berdosa dan blm tentu bersalah. Apakah semuanya terhenti sampai disini. Puaskah warga lamongan setelah mengetahui kejadian ini. Kalian semua malah membuat takut warga lamongan yg berdomisili di surabaya.

KEBENARAN TAK AKAN PERNAH TERBANTAHKAN. SUATU SAAT NANTI LA MANIA AKAN MENDAPAT BALASAN YG LEBIH PARAH. KAU TELAH GORESKAN LUKA BARU DIATAS LUKA LAMA, JANGAN SALAHKAN KAMI JIKA LUKA YANG SAMA AKAN MENYAYAT TUBUH SUATU SAAT NANTI.

SALAM DARAH YANG TERCECER UNTUKMU LA MANIA.

Belajar Damai Ala BONEK & PASOEPATI

Oleh : Oryza Ardyansyah
Mari belajar dari pola perdamaian Bonek-pasoepati yang tidak diprakarsai oleh petugas keamanan, namun oleh suporter sendiri... Saya masih ingat, karena saya meliputnya (sesuatu yang tidak dilakukan oleh media-media massa besar, karena apa seksinya berita orang berdamai)...

awalnya hanyalah sebuah pohon garcinia dulcis... hanya sebuah pohon.. dan itu ditanam di sebuah rumah yang sederhana, BUKAN DI KANTOR POLISI

Saya ingat saat itu, perwakilan Bonek datang ke Solo, dan bahkan melakukan koordinasi pengawalan di seluruh kota-kota di Jawa Timur yang dilalui Pasoepati dengan kereta menuju surabaya... saya ingat, ada sejumlah Bonek yang rela datang estafet ke kota-kota itu untuk menyosialisasikan perdamaian.... sementara Bonek di Solo dan dari Surabaya ikut rombongan kereta api pasoepati ke su...rabaya...

begitu juga sebaliknya... saat Bonek menuju Jogja, para pasoepati rela menanti di titik-titik rawan yang diperkirakan bakal terjadi bentrokan untuk mengamankan... SEMUA PASOEPATI DAN BONEK SENDIRI... tanpa intervensi negara!

Ada Bonek yang mengacau di Solo... tapi Bonek Jogja dan Solo merapat ke pasoepati untuk segera datang ke warga untuk mintra maaf dan mengganti ala kadarnya (sesuatu yang tak diliput media massa mainstream, karena apa bagusnya berita soal bonek meminta maaf)

Pertanyaan sekarang:
apakah semua proses itu telah dilakukan dalam proses perdamaian Bonek-LA Mania?
saya tidak tahu, karena saya tidak meliputnya...

saya hanya berharap, semangat untuk berdamai tetap ada...

Latar Belakang dan Fakta Di Balik Tragedi BONEK di LAmongan

Fakta Aneh dibalik penyerangan LA Mania terhadap Bonek saat tour Bojonegoro yg telah menewaskan 5 Bonek dan 18 Luka berat.

  1. Beberapa hari sebelum tour ada Tuduhan Karni Ilyas dalam acara ILC TV One "bonek tukang rusak rumah dan merampok rmh warga".
  2. Bonek tuntut karni ilyas minta maaf.
  3. TV O`ONE di buat malu atas gerakan Bonek soal ILC
  4. Dan dengan TIBA2 Kapolres Lamongan mengundang dedengkot bonek dengan alasan ajakan damai dengan pihak LA mania.
  5. Pihak keamanan lamongan mengeluarkan statemen, bonek di jamin keamanan oleh pihak keamanan lamongan
  6. Bonek lewat lamongan di serang dan sweping kendaraan besar2an terhadap plat L dan W dibabat.
  7. Bonek di dlm stadion bernyanyi & damai dengan boromania, ada syetan apa tiba2 merusak dan menjarah?? sedangkan bonek asli d dalam semua.
  8. Beberapa saat kemudian muncul berita TV One : Suporter habis pulang nonton Bola menjarah dan merusak rumah. Dan kenapa cuma TV one??!!!sedangkan saat bonek dserang mereka tidak menyentuhnya.
  9. Dan yg paling membuat kita tercengang adalah ketika kejadian ada yg jarah toko sepatu ?? Baru kali ada ada penjarahan degan target yg gak ada hubungannya dengan urusan perut. Dari semua kasus penjarahan biasanya yg jadi target Bonek ada warung makanan atau rokok, gorengan krn kondisi kelaparan.
  10. pelaku yang di tangkap ternyata dia berasal dari desa celep sidoarjo.. Kalo rekan2 semua pengen tahu di daerah celep sidoarjo adalah basis deltamania yang selama ini paling sering bentrok dengan Bonek kidulan (Pasuruan, jember, pandaan dan bonek malang)
  11. Kesaksian dari salah satu petinggi Boro yg menangkap pelaku penjarahan, pelaku ketika ditanya nama2 pemain Persebaya gak hafal bahkan nomor Andik si pelaku jg tdk tahu, siapa dia???

ADA APA DIBALIK SEMUA INI ???
JIKA memang ini sebuah Skenario, ini berarti BONEK memang telah berhadapan dgn kekuatan MEDIA & BIG BOS yg merasa terancam oleh sikap kritis BONEK. Ini pembunuhan karakter!
Rapatkan Barisan. Salam Satu Nyali.WANI !

Skenario Besar “Membunuh” Bonek


Oleh: Bubup Prameshwara | 11 March 2012 | 11:02 WIB

Bonek (lagi)
Ya, kami para Bonek akhir-akhir ini selalu menjadi pemberitaan di berbagai media. Sangat wajar, karena bisa dibilang kami Bonek adalah kekuatan suporter yang terbesar di Indonesia. Sampai kapanpun kami akan tetap mempertahankan sikap dan keyakinan selayaknya para tokoh heroik Surabaya di masa perjuangan pra/pasca kemerdekaan RI. Kami memang terkenal paling ngeyel dengan keyakinan. Sedikit berbeda dengan tetangga kami yang dulu menghujat Nurdin Halid, tapi ketika Andi Darussalam masuk kesana, hujatan jadi hilang tak berbekas (sorry, no offense). Dan kini yang paling aktual adalah kejadian “Bonek” yang melakukan penjarahan di Bojonegoro.

Adakah konspirasi demi “membunuh” Bonek?
Baiklah, mari ikuti kami flash-back dalam kurun dua minggu lalu.

SKENARIO 1

Saat pertandingan ujicoba Timnas melawan Persebaya (24/2) di Gelora Bung Tomo, kami sudah jadi sasaran media. Hampir kebanyakan media menyoroti kami para Bonek melakukan kerusuhan dan akhirnya menjebol tiga pintu masuk Stadion GBT. Opini masyarakat pun terbentuk, “Bonek nggak punya tiket, ngotot masuk, jebol pintu”. Para wartawan mana yang mau menginvestigasi kejadian di TKP untuk memberitakan, media lebih menyukai berita heboh yang mempunyai daya jual.

Mengapa tidak menyoroti deretan antrian masuk yang tidak sebanding dengan massa yang ingin masuk? Banyak Bonek yang pegang tiket tapi tetap susah masuk stadion, banyak pula yang justru dapat tiket dari para calo. Menyikapi kondisi ini, justru malah panpel dan kepolisian yang memutuskan untuk membuka pintu masuk. So, jadi tidak benar yang masuk itu semua tanpa tiket. Dan berita heboh yang mengatakan pintu jebol, hanyalah rusak pada engselnya saja. Itulah yang bisa anda lihat bila saat itu anda berada bersama kami “Lautan Bonek” di tiga pintu yang dikabarkan jebol tersebut.

SKENARIO 2

Melalui acara Indonesia Lawyer Club, dengan maksud menyampaikan pesan tersembunyi di forum debat terhormat (forum adu nyocot). Karni Ilyas sang moderator pun menghakimi bahwa Bonek suka rusuh, yang suka menjarah dan mengamuk rumah warga. Nama kami yang sejak dulu jelek di mata masyarakat, makin komplit pula penderitaan kami, padahal kami ingin berubah. Media memang tak bersahabat dengan kami, selalu blow-up kejelekan kami, tapi sangat jarang memberitakan aksi-aksi sosial maupun inisiasi perdamaian dari kami.
SKENARIO 3

Hinaan frontal dari orang sekelas Karni Ilyas membuat Bonek meradang dan menggeruduk kantor tv0ne di Surabaya untuk meminta Karni Ilyas klarifikasi dan minta maaf. Terang saja Karni Ilyas dan tv0ne dibuat malu atas hal ini. Di tengah masih hangat-hangatnya permasalahan ini, tiba-tiba ada ajakan perdamaian dari Kapolres Lamongan yang menyerukan agar Bonek dan LAmania berdamai. Karena kami ingin menjadi lebih baik, ajakan damai pun kami datangi, dan pakta perdamaian kedua suporter disahkan. Kapolres juga menyatakan bahwa Bonek dijamin aman bila melintasi Lamongan, dan kebetulan jelang laga Persibo kontra Persebaya, dipastikan Bonek akan banyak melintas dari Surabaya menuju Bojonegoro via Lamongan. Sampai disini tak ada masalah. Tapi ketika hari H, hujan batu, mercon, bahkan bom molotov, dialami Bonek yang menggunakan kereta api barang saat melintasi Lamongan, 4 tewas dalam insiden ini. Parahnya, banyak media memblow-up tewasnya Bonek karena jatuh dari atap kereta, tanpa mau memberitakan penyerangan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab tersebut. Ada lagi kesaksian (quote rajekwesi, oke gan) “Orang LA yang berada di sekitar Pucuk sampai Babat, ngapain pake topeng penutup kepala dan bawa2 pedang yg panjangnya 1 meter?”
Seperti yang sudah diketahui masyarakat luas, terutama di Jawa Timur, bahwasanya
suporter garis keras Lamongan itu ada di daerah mBrondong arah ke Tuban,
dan orang-orang disekitar wilayah Babat masih termasuk budaya Mataraman
seperti Bojonegoro dan belum wilayah budaya dan memakai “bahasa Arek”.

SKENARIO 4

Saat bertandang melawan Persibo, situasi aman-aman saja, bahkan kami dan Boromania beradu yel-yel dengan penuh rasa hormat sepanjang permainan. Tapi saat setelah selesai pertandingan, meledaklah berita yang sangat menggemparkan. Bonek menjarah kantin, Bonek menjarah warung, Bonek menjarah toko sepatu, dll.

SKENARIO 5

Dari skenario 4, tak dinyana, justru tv0ne yang paling semangat memberitakan hal ini. Urutan fenomena ini: Karni bilang Bonek suka menjarah –> Bonek menggeruduk tv0ne Surabaya menuntut klarifikasi dan pernyataan maaf dari Karni & direksi –> tv0ne dipermalukan Bonek –> ada undangan damai dari Kapolres Lamongan –> Bonek dijamin aman melintasi Lamongan –> terjadi serangan hingga menewaskan 4 Bonek –> kejadian penjarahan –> tv0ne paling semangat memberitakan peristiwa ini.

Dari Bonek yang diamankan, menurut kesaksian Boromania saat turut menangkapnya, saat ditanya nomor punggung Andik Vermansyah saja, Bonek tersebut tidak tahu. Apalagi 2 jam sebelum pertandingan ada sms isu yang menyebar dikalangan Boromania bahkan Bonek, kalau dalam laga ini nanti akan ada 2 truk dari “tonggo etan boro” yang beratribut Bonek hadir mau hadir di SLS.
Fenomena apa ini?

Ada apakah gerangan kejadian yang saling berkaitan diatas? Oke, bila ditanya memanglah yang menjarah beratribut Bonek, kami mengakui. Lantas mau apalagi bila memang Bonek? Yang bisa menjadi pelajaran bagi kami para Bonekmania adalah kami wajib melakukan koordinasi secara menyeluruh terhadap semua anggota kami agar lebih tertata lagi saat memberikan dukungan kepada tim kami, Persebaya Surabaya. Atas kejadian ini, kami menyadari bahwa hal yang paling sulit adalah menjaga kepercayaan masyarakat atas kami-kami yang sudah terlanjur dicap sebagai biang rusuh ini. Apalagi bila ternyata dibarengi fenomena-fenomena aneh seperti tersebut diatas, kami harus makin merapatkan barisan demi menjaga kepercayaan masyarakat luas. Kejadian ini juga harusnya juga menjadi perhatian pihak yang berwajib, dalam hal ini adalah kepolisian. Kami menyerukan:
“TANGKAP DAN PENJARAKAN SIAPAPUN YANG TERBUKTI MEMBUAT ONAR!!! MESKI DIA BONEK SEKALIPUN, KAMI PASTI MENDUKUNG TINDAKAN TERSEBUT DEMI TEGAKNYA KEADILAN”Ditambah ada satu lagi fenomena unik dan sangat-sangat menggelitik : Pasca berita tentang Bonek ini, buanyaaak sekali akun-akun baru (newbie) berbondong-bondong atau eksodus ke kompasiana/kaskus buat menghujat. Jadi kami hanya bisa berpesan kepada semua Bonek ataupun yang ingin melihat permasalahan ini dengan clear untuk tidak terpancing atasaksi new comer tersebut, karena memang memecah belah dan memancing amarahlah tujuan mereka

DAMAI KAMI NYATA dan TERBUKTI... DAMAI KALIAN PENUH KEPALSUAN...!!!

DAMAI KAMI NYATA dan TERBUKTI...
DAMAI KALIAN PENUH KEPALSUAN...!!!


silahkan anda tanya kepada semua mantan rival BONEK yang saat ini sudah menjadi saudara BONEK.. contohnya BOBOTOH BANDUNG, PANSER-SNEX,PASOEPATI SOLO dan MACZ MAN MAKASSAR!!!

... atau silahkan tanya dan buktikan kepada semua PASOEPATI SOLO yang kemarin baru saja meninggalkan kota bandung... Sesungguhnya damai kami menggunakan hati nurani dan kesungguhan...

Info tembusan dari PUSAT VIKING dihimbau untuk para supporter yang hadir di jalak harupat sore ini untuk menggunakan atribut serba hitam sebagai wujud bela sungkawa pada BONEK yang gugur!

selamat jalan saudaraku...
Kalian telah menjadi bukti sejarah perjuangan BONEK dalam mengawal nama besar dan kejayaan PERSEBAYA!!!

JANJI UNTUK SEBUAH KEHORMATAN!

Yudhy Othonks Bonek Bandoenk
BONEK LIAR BANDOENK

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons